Senin, 02 November 2009

Setting VPN on Ubuntu

Buat temen2 ubuntu user yg di kampusnya ato tempat kerjanya menyediakan layanan VPN connection, gini nih cara nginstal vpnnya (gw make ubuntu jaunty 9.04) :

1. buat setting VPN, copy installer pptp_nya dulu. Installer ini bisa didapatkan di:
www.ittelkom.ac.id/pinguin terus masuk ke folder gentoo/misc
kopi/donlot file vpn.tgz ke direktorimu
2. extract folder tersebut dgn cara:
tar -xzvf vpn.tgz
3. buka folder vpn yg telah diextract
cd vpn
4. cd pptp-vpn
5. cd client
6. kopi file2 di bawah ini ke direktori /sbin
cp ifcfg-pptp0 /sbin
cp ifdown-pptp /sbin
cp ifup-pptp /sbin
7. masuk ke direktori sbin
cd /sbin
8. nano ifcfg-pptp0
ganti vpn_host dan vpn_user
9. cd /etc/ppp
10. nano chap-secrets
masukkan client(nim), server (10.14.203.5), secret(password), kosongkan IP
address (DHCP)
11. cd /etc
cd conf.d
12. nano ifcfg-pptp0
ubah vpn_host dan vpn_user
13. selesai, tinggal connect dgn kabel lan dan menjalankan vpn dgn perintah:
ifup-pptp

Selamat mencoba !!!

menyimpan HTML ke PDF

Kemarin saya mencoba untuk men-convert halaman website http://ubuntuguide.org/wiki/Ubuntu:Jaunty ke pdf dengan tujuan menyimpannya agar dapat kembali membaca dan mem-print secara offline.

Ternyata tidak membutuhkan aplikasi tambahan karena secara standard Ubuntu 9.04 telah bisa melakukannya dan caranya tidak sulit.

Pada halaman website yang kita buka, pada contoh ini saya membuka halaman http://ubuntuguide.org/wiki/Ubuntu:Jaunty yang merupakan tutorial Ubuntu 9.04, saya hanya memprintnya ke bentuk file dan merubahnya ke pdf, that’s all. Simple banget.

Caranya :

* File > Print ( Ctrl-P )
* Pilih Print to File
* Pilih Radio Button PDF
* Masukkan Direktori penyimpanan file dengan mengakses Save in Folder
* Buat nama file pada Name yang ber-ekstensi pdf
* Klik Tombol Print

Benar-benar Linux itu canggih, tidak perlu software dan free lagi, kalau OS lain tentu kita membutuhkan aplikasi tambahan untuk itu dimana tentu akan memberatkan registrinya.

Di Firefox sendiri sebenarnya mempuyai Addons untuk menconvert html menjadi pdf yaitu : Addons html2pdf, setelah menambah Addons tersebut akan muncul ikon kecil di ujung kanan bawah dari browser Firefox, pada saat mencobanya saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan convert html tersebut, saya lebih cenderung dengan cara pertama diatas.

Wimax (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE 802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.

Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.

Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau BWA.

Pada WiFi, sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua, dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi, yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses. Sedangkan MAC pada WiMax menggunakan metode akses yang berbasis algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service) yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.

Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d. 66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax) dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya, penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.

Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai dengan standar 802.162.

Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight (LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga, perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.

Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).

WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.

Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.

Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau, ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.